• Jelajahi

    Copyright © Buserpolri.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Bhayangkari Daerah Banten Gelar Workshop Eco Enzyme Serentak untuk Wujudkan Lingkungan Bersih dan Lestari

    BUSER POLRI
    November 28, 2025, 11/28/2025 WIB Last Updated 2025-11-28T12:23:47Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Bhayangkari Daerah Banten Gelar Workshop Eco Enzyme Serentak untuk Wujudkan Lingkungan Bersih dan Lestari



    Serang-Buserpolri.com||Bhayangkari Seluruh Indonesia menggelar Workshop Eco Enzyme secara serentak pada Jumat (28/11), salah satunya bertempat di Aula Gawekuta Baluarti. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Bhayangkari dalam menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan melalui langkah sederhana namun berdampak besar bagi bumi.


    Kegiatan tersebut di pimpin Ketua Bhayangkari Daerah Banten Ny. Ulfa Hengki  dan dihadiri oleh Wakil Ketua Bhayangkari daerah Banten, Wakil Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Banten, Ketua Seksi Bhayangkari dan Ketua Bidang Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Banten dan Perwakilan Tim Eco Enzyme Daerah Banten serta seluruh Peserta Workshop Eco Enzyme.


    Ketua Bhayangkari Daerah Banten Ny. Ulfa Hengki, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap ancaman penumpukan limbah sampah, baik sampah rumah tangga maupun limbah dari perusahaan, yang dapat membahayakan kelestarian lingkungan di masa mendatang.

    “Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Bhayangkari terhadap kelestarian dan kebersihan lingkungan. Sebuah langkah kecil yang membawa dampak besar bagi bumi yang kita cintai,” ujar Ny. Ulfa Hengki.


    Eco Enzyme menjadi salah satu upaya nyata Bhayangkari dalam mengajak masyarakat mengurangi beban bumi sekaligus menerapkan gaya hidup minim bahan kimia sintetis. Cairan fermentasi serbaguna ini dibuat dari sisa sayur dan kulit buah yang biasanya terbuang begitu saja, lalu dicampur dengan gula molase dan air, kemudian difermentasi selama 90 hari.


    Dalam workshop ini, para peserta mempraktikkan langsung proses pembuatan Eco Enzyme dengan bahan yang mudah ditemukan di rumah. Setelah melalui proses fermentasi, Eco Enzyme dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, antara lain:

    Pembersih lantai

    Pengganti sabun cuci piring

    Penghilang pestisida pada sayur dan buah

    Pemakaian diri, seperti untuk membantu penyembuhan luka atau digunakan sebagai obat kumur

    Skala besar, seperti meningkatkan kualitas udara, menyuburkan tanah, memperbaiki kualitas air sumur, got, dan sungai


    Selain cairannya, ampas Eco Enzyme juga dapat diolah menjadi pembersih saluran kloset, pupuk organik, hingga pengharum mobil setelah dikeringkan, sehingga tidak ada bagian yang terbuang.


    Ny. Ulfa Hengki menegaskan bahwa manfaat terbesar dari Eco Enzyme adalah upaya menjaga kelestarian bumi bagi generasi mendatang.

    “Manfaat Eco Enzyme yang paling utama adalah kelestarian bumi untuk anak dan cucu kita. Mari kita lakukan dengan tulus secara bersama-sama, karena mencintai lingkungan berarti menjaga kehidupan mereka di masa depan,” ungkapnya.


    Di akhir kegiatan, beliau berharap workshop ini dapat menambah wawasan dan mendorong peserta untuk menerapkan Eco Enzyme dalam kehidupan sehari-hari.

    “Semoga kegiatan hari ini bermanfaat bagi kita semua, menambah ilmu, dan dapat diterapkan dalam kehidupan kita ke depan,” tutup Ny. Ulfa Hengki.

    Hendri

    Komentar

    Tampilkan