• Jelajahi

    Copyright © Buserpolri.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kapolsek Cikeusal Iptu Hairus Saleh turun langsung melakukan kegiatan Pergelaran Cepat Anggota Kepolisian (PECAK)

    BUSER POLRI
    November 28, 2025, 11/28/2025 WIB Last Updated 2025-11-28T12:47:14Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Kapolsek Cikeusal Iptu Hairus Saleh turun langsung melakukan kegiatan Pergelaran Cepat Anggota Kepolisian (PECAK)



    Serang-Buserpolri.com||Kapolsek Cikeusal Iptu Hairus Saleh turun langsung melakukan kegiatan Pergelaran Cepat Anggota Kepolisian (PECAK) menyusul terjadinya kebakaran rumah milik Arkiman (72) di Kampung Pabuaran Cengkok, Desa Cimaung, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Jumat (28/11/2025).


    Setibanya di lokasi, Kapolsek mendapati kondisi rumah semi permanen tersebut sudah rata dengan tanah. Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan pengecekan area serta memastikan tidak ada titik api tersisa yang berpotensi menimbulkan kebakaran ulang.


    Dalam kesempatan itu, Kapolsek juga membantu mengevakuasi Arkiman yang diketahui hidup sebatang kara ke rumah tetangga terdekat. Hal ini dilakukan agar korban bisa mendapatkan tempat yang lebih aman serta perhatian dari warga sekitar setelah rumahnya habis terbakar.


    Selain membantu evakuasi, Iptu Hairus Saleh turut memberikan bantuan sembako kepada korban sebagai bentuk kepedulian Polsek Cikeusal terhadap warga terdampak musibah. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan korban sementara waktu.


    Kapolsek mengatakan dari hasil penyelidikan, kebakaran diduga dipicu oleh obat nyamuk bakar yang menyala saat pemilik rumah sedang tidur. "Arkiman diketahui memiliki kebiasaan menyalakan obat nyamuk sebelum tidur dan membiarkannya hingga pagi hari," terangnya.


    Pemilik rumah yang memiliki keterbatasan penglihatan (buta) sejak tahun 2007 tidak menyadari ketika bara obat nyamuk menyambar bagian kasur berbahan kapas. "Material kasur yang mudah terbakar membuat api cepat membesar dan melalap seluruh bangunan," kata Kapolsek.


    Kobaran api baru diketahui warga sekitar ketika asap tebal muncul dari rumah korban. Dengan alat seadanya, warga bergotong royong memadamkan api dan berusaha menyelamatkan korban dari dalam rumah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.


    "Api berhasil dipadamkan sepenuhnya, namun rumah Arkiman tidak dapat diselamatkan dan seluruh isinya ikut hangus terbakar. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp20 juta," jelasnya.


    Kapolsek mengimbau warga agar lebih berhati-hati dalam menggunakan obat nyamuk bakar maupun sumber api lainnya. “Kami mengingatkan masyarakat untuk memastikan semua sumber api dimatikan sebelum tidur. Kebiasaan kecil dapat berdampak besar jika tidak diperhatikan,” tegasnya.


    Kapolsek mengatakan bersama unsur muspika dirinya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Baznas Kabupaten Serang agar Arkiman segera mendapatkan bantuan perbaikan rumah. Upaya ini dilakukan agar korban kembali memiliki tempat tinggal yang layak.


    “Pergelaran cepat ini adalah komitmen kami untuk melayani masyarakat. Kami berupaya hadir secepat mungkin dan memberikan bantuan yang diperlukan,” ujar Kapolsek.

    Hendri

    Komentar

    Tampilkan