Pati-Buserpolri.com||Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, pada Sabtu (10/1/2026) berangsur surut. Luapan Anak Sungai Silugonggo dan Sungai Simo sempat menggenangi sejumlah permukiman warga di Desa Widorokandang dan Desa Geritan. Sejak pagi hari, jajaran Polsek Pati Kota melakukan monitoring perkembangan situasi guna memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.
Di Dukuh Cangkring RT 03, 04, dan 05 RW 02 Desa Widorokandang, banjir menggenangi jalan perkampungan dengan ketinggian air antara 10 hingga 40 sentimeter sepanjang kurang lebih satu kilometer. Lima rumah warga sempat terendam air setinggi 5 hingga 20 sentimeter, dengan total warga terdampak mencapai sekitar 60 kepala keluarga atau 265 jiwa.
Kapolresta Pati melalui Kapolsek Pati Kota IPTU Heru Purnomo, S.H., M.H. menjelaskan bahwa meskipun tidak ada korban jiwa maupun pengungsian, banjir tersebut menimbulkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp15 juta. “Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dan situasi kini sudah berangsur normal,” ujarnya.
Sementara itu, di Desa Geritan RT 04 dan 05 RW 01, genangan air setinggi 10 hingga 30 sentimeter merendam jalan perkampungan sepanjang sekitar 800 meter. Sebanyak 45 kepala keluarga atau 249 jiwa terdampak, namun tidak ada rumah yang terendam dan kerugian material dilaporkan nihil.
Menurut IPTU Heru Purnomo, sejak awal kejadian pihaknya langsung bergerak cepat melakukan pemantauan dan pengamanan di lokasi terdampak. “Polsek Pati Kota hadir di tengah masyarakat untuk memastikan keamanan sekaligus membantu penanganan banjir,” katanya.
Ia menambahkan, personel Polsek Pati Kota turut membantu warga membersihkan lumpur yang tertinggal di jalan dan rumah dengan peralatan seadanya. “Ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab Polri dalam membantu masyarakat pascabanjir,” ucapnya.
Selain itu, koordinasi lintas sektor terus dilakukan bersama pemerintah desa, Babinsa, serta dinas terkait guna mempercepat proses pemulihan. “Sinergi semua pihak sangat penting agar aktivitas warga dapat segera kembali normal,” jelas IPTU Heru.
Kapolsek Pati Kota juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan banjir susulan. “Kami mengajak warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dan segera melapor apabila terjadi peningkatan debit air sungai,” pungkas IPTU Heru Purnomo.
Tedi


