Karawang –Buserpolri.com
Curah hujan yang masih tinggi di wilayah Kabupaten Karawang hingga saat ini masih berdampak pada meningkatnya debit air di sejumlah titik, ramalan cuaca dari BMKG hujan lebat masih akan mengguyur Kab. Karawang khususnya di kawasan permukiman yang berada di wilayah rawan banjir. Kondisi tersebut menyebabkan debit air belum sepenuhnya surut dan mengharuskan sebagian warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.(26-01-2026)
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca yang tidak menentu. Warga di daerah rawan banjir diminta untuk terus memantau perkembangan kondisi lingkungan sekitar serta segera melapor kepada petugas apabila terjadi peningkatan debit air secara signifikan.
Berdasarkan hasil pendataan sementara di lokasi terdampak banjir di Kecamatan Telukjambe ketinggian air secara umum berada pada kisaran 10 hingga 40 sentimeter. Namun, di wilayah RT 03 RW 02 Dusun Tegaluhur, ketinggian air tercatat lebih tinggi dengan kisaran 20 hingga 250 sentimeter, sehingga mengganggu aktivitas warga dan memaksa sebagian masyarakat untuk mengungsi.
Secara keseluruhan, banjir tersebut berdampak pada 427 rumah, dengan jumlah warga terdampak mencapai 1.002 kepala keluarga atau sekitar 1.591 jiwa. Dari jumlah tersebut, terdapat 103 orang lanjut usia serta 86 balita yang masuk dalam kategori kelompok rentan dan menjadi prioritas dalam penanganan serta pelayanan kesehatan di satu kecamatan.
Untuk sementara, warga yang terdampak banjir telah ditempatkan di lokasi pengungsian terpusat, salah satunya di Ruko Race, guna memastikan keselamatan serta memudahkan pendistribusian bantuan logistik dan layanan kesehatan.
Dalam upaya membantu meringankan beban masyarakat terdampak, Polres Karawang menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan, antara lain pemberian makan gratis, layanan pengobatan gratis, serta menyiagakan alat penjernih air yang dapat digunakan warga untuk memenuhi kebutuhan air bersih, baik untuk konsumsi maupun keperluan sehari-hari.
Selain itu, Tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Karawang juga melaksanakan patroli kesehatan secara rutin di wilayah terdampak banjir. Kegiatan ini dilakukan untuk memantau kondisi kesehatan warga, khususnya kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan balita, serta mencegah timbulnya penyakit pascabanjir.
Polres Karawang menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, melakukan pemantauan situasi secara berkelanjutan, serta bersinergi dengan instansi terkait guna memastikan keselamatan dan kesehatan warga selama masa tanggap darurat bencana banjir.
LUSIANA


