• Jelajahi

    Copyright © Buserpolri.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Pemerintahan Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang Mengucapkan : "Selamat Tahun Baru 2026. S

    Up Date Identifikasi Korban Longsor dan Banjir Bandang di Cisarua, Jumlah Kantong Jenazah Bertambah

    BUSER POLRI
    Januari 25, 2026, 1/25/2026 WIB Last Updated 2026-01-25T10:30:35Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini




    Polda Jabar-Buserpolri.com||Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa berdasarkan update data terbaru, jumlah kantong jenazah yang berhasil terevakuasi kini bertambah menjadi 16 kantong. “Dari 16 kantong jenazah tersebut, sebanyak 7 telah berhasil diidentifikasi, sementara 8 lainnya belum teridentifikasi atau  masih dalam proses identifikasi,” jelasnya, Sabtu (25/1/2026).


    7 kantung jenasah  yang Telah Teridentifikasi:

    1. PM: 062/022/DVI-CSR/001 — Suryana, laki-laki, 57 tahun;

    2. PM: 062/022/DVI-CSR/002 — Jajang Tarta, laki-laki, 35 tahun;

    3. PM: 062/022/DVI-CSR/003 — Nining, perempuan, 40 tahun;

    4. PM: 062/022/DVI-CSR/004 — Dadang Apung, laki-laki, 60 tahun;

    5. PM: 062/022/DVI-CSR/005 — Nurhayati, perempuan, 42 tahun;

    6. PM: 062/022/DVI-CSR/007 — M. Kori, laki-laki, 30 tahun;

    7. PM: 062/022/DVI-CSR/011 — Lina Lismayanti, perempuan, 43 tahun.


    Sedangkan kantung jenasah  yang Belum Teridentifikasi diambil sampel DNA dan untuk sementara disimpan di RSUD Cibabat  Sejunlah  kantong jenazah dengan rincian data : 


    1. PM : 62/022/DVI-CSR/009

    2. PM : 62/022/DVI-CSR/010

    3. PM : 62/022/DVI-CSR/008

    4. PM : 62/022/DVI-CSR/006 BP

    5. PM : 62/022/DVI-CSR/011

    6. PM : 62/022/DVI-CSR/012

    7. PM : 62/022/DVI-CSR/013

    8. PM : 62/022/DVI-CSR/014

    9. PM : 62/022/DVI-CSR/015

    10. PM : 62/022/DVI-CSR/016


    Kombes Pol. Hendra menegaskan bahwa seluruh proses identifikasi dilakukan secara teliti dengan melibatkan tenaga medis, forensik, serta dukungan teknologi untuk memastikan keakuratan dan kemanusiaan dalam penanganan korban. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada korban dan keluarga, agar proses identifikasi berjalan cepat, akurat, dan bermartabat,” ujarnya.


    Lebih lanjut, ia juga menekankan bahwa kehadiran pos pelayanan kesehatan di lokasi pengungsian merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat. “Kami ingin memastikan para pengungsi mendapatkan layanan kesehatan yang layak, sekaligus mendukung pemulihan kondisi pascabencana,” tutupnya.

    ARIP

    Komentar

    Tampilkan