CILEGON –Buswepolri.com
Satgas Saber Kepolisian Resor (Polres) Cilegon bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta UPT Pasar baru keranggot Kota Cilegon terus melakukan pemantauan harga dan stok Bapokting di sejumlah titik wilayah setempat.
Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah serta memastikan harga bapokting tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) serta stok tersedia.
Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi, pasar baru keranggot kota cilegon, Kamis (11/2/2026) pagi.
mengatakan pemantauan rutin ini merupakan bentuk koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bapokting tetap aman di pasar tradisional.
Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP YOGA TAMA S.Tr.K., S.I.K., M.Sc., mengatakan “Kami memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan berlebih sehingga harga melebihi harga eceran tertinggi (HET). Pengecekan ini juga dilakukan guna menjamin stok bapokting aman menjelang akhir tahun yang dilakukan setiap hari,” ujarnya.
Dari hasil pemantauan di (Toko Reza Madura , penanggung jawab : Sdr. Syamsul Hidayat, alamat Jl. Pasar Kranggot Kota Cilegon)
1. Nama Pedagang ecer Toko Reza madura
2. Nama Pemilik/ Penanggung Jawab Sdr. Syamsul Hidayat
3. Nomor HP 087872376780
4. Alamat Jl. Pasar Krsnggot Kota Cilegon
5. Jenis Usaha ( Pedagang ecer )
6. Nomor Izin usaha ( - )
1. Beras Medium
- Harga jual di lapangan Rp. 13.500/ Kg.
- Selisih -
2. Cabai Merah Keriting
- Harga jual di lapangan Rp. 35.000.-
- Selisih -
3. Telor
- Harga jual di lapangan Rp.27.000,-
- Selisih -
4. Minyak kita
- Harga jual di lapangan Rp. 15.700,-
- Selisih -
- Keterangan : Sesuai HET/HPP
YOGA TAMA menegaskan, Polres Cilegon bersama Disperindag dan UPT Pasar akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan stabilitas harga dan stok bapokting di pasar tradisional maupun ritel modern tetap setabil disetiap harinya.
“Pemantauan berkala akan terus dilakukan agar harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap sesuai dengan HET,” katanya.*
Hendri


