• Jelajahi

    Copyright © Buserpolri.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Pemerintahan Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang Mengucapkan : "Selamat Tahun Baru 2026. S

    Wujud Kepedulian Polda Jateng Atas Bencana Gempa NTT, Kapolda Lepas Pengiriman 10 Truk Berisi Bahan Kebutuhan Pokok

    BUSER POLRI
    Agustus 17, 2026, 8/17/2026 WIB Last Updated 2026-08-17T03:49:54Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    Polda Jateng-Buserpolri.com||Kota Semarang | Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) diwujudkan Polda Jawa Tengah dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan pada momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).


    Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo mengatakan, pengiriman bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian keluarga besar Polda Jateng terhadap masyarakat NTT yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana alam.


    “Keluarga besar Polda Jawa Tengah turut berduka cita atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Kita berdoa semoga mereka diberikan kekuatan, ketabahan, dan segera dapat pulih seperti sediakala,” ujar Irjen Pol Ribut Hari Wibowo.


    Bantuan tahap pertama tersebut diberangkatkan dari Mapolda Jateng dengan menggunakan 10 truk dan 1 mobil box, membawa berbagai kebutuhan mendesak bagi masyarakat terdampak bencana. Bantuan tersebut merupakan hasil dukungan keluarga besar Polda Jateng, Bhayangkari se-Jawa Tengah, serta para donatur yang menyalurkan kepeduliannya melalui Polda Jateng.


    Berbagai kebutuhan yang diberangkatkan meliputi air mineral, susu bubuk, makanan siap saji, mi instan, beras, minyak goreng, biskuit, gula, popok, selimut, terpal, pakaian anak dan remaja dalam kondisi baru, pakaian dalam, sarung, serta roti. Polda Jateng juga mengirimkan 11.000 lembar selimut tebal, serta 15.000 potong pakaian baru bagi anak dan remaja.


    “Insya Allah, Jawa Tengah ini juga dikenal dengan produk makanan abon kering, kita akan mengirimkan abon kering sejumlah 1,2 ton yang dikemas dalam bungkus kecil 250 gram sehingga bisa langsung dikonsumsi, selain enak, bergizi, dan praktis,” jelasnya.


    Menurut Kapolda, jenis bantuan yang dikirim tidak semata-mata ditentukan dari persediaan yang ada, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lokasi bencana. Polda Jateng sebelumnya telah berkomunikasi dengan Wakapolda NTT untuk mendapatkan gambaran mengenai kebutuhan yang paling diperlukan saat ini.


    “Semalam saya sudah komunikasi dengan Wakapolda Nusa Tenggara Timur untuk merinci kebutuhan apa saja yang paling diperlukan saat ini di sana. Sebagian kita kirim melalui truk, dan sebagian bantuan akan menyusul. Untuk efisiensi, personel kami juga akan menuju lokasi dan membeli bahan-bahan yang dibutuhkan dari tempat terdekat,” jelasnya.


    Tak hanya mengirimkan bantuan logistik, Polda Jateng turut menerjunkan tiga dokter dan lima personel untuk membantu penanganan trauma healing bagi masyarakat terdampak. Kehadiran personel tersebut diharapkan dapat membantu pemulihan masyarakat, khususnya mereka yang mengalami tekanan psikologis setelah menghadapi bencana.


    Kapolda menegaskan, pengiriman bantuan ini merupakan tahap pertama dari Polda Jateng. Pihaknya berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah warga yang sedang membutuhkan.


    “Ini tahap pertama dari Polda Jawa Tengah, semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Kita berdoa bersama agar pengiriman ini berjalan lancar dan sampai di lokasi tepat waktu,” tegas Irjen Pol Ribut Hari Wibowo.


    Selain menyiapkan bantuan logistik dan personel, Polda Jateng juga membuka donasi kemanusiaan bagi korban gempa bumi di NTT yang melibatkan seluruh personel satuan kerja di lingkungan Mapolda Jateng. Langkah tersebut menjadi ruang bagi keluarga besar Polda Jateng untuk bersama-sama memberikan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.


    Bagi Polda Jateng, bantuan kemanusiaan tersebut bukan hanya tentang mengirimkan barang, tetapi tentang memastikan bahwa masyarakat yang sedang menghadapi bencana mengetahui bahwa mereka tidak sendirian. Semangat kemerdekaan diwujudkan dengan kepedulian dan gotong royong, serta kehadiran negara untuk membantu masyarakat bangkit dan kembali menata kehidupan setelah bencana.

    Duankie. Tj

    Komentar

    Tampilkan