• Jelajahi

    Copyright © Buserpolri.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Pemerintahan Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang Mengucapkan : "Selamat Tahun Baru 2026. S

    Yonarmed 12 Kostrad Dukung Kesehatan Ibu dan Anak di Wilayah Perbatasan Belu

    Yonarmed 12 Kostrad Dukung Kesehatan Ibu dan Anak di Wilayah Perbatasan Belu

    Belu - Buserpolri.com // Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad melalui Pos Fohuk melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan ... Januari 26, 2026, 1/26/2026 WIB Last Updated 2026-01-26T04:31:46Z
    Tanamkan Jiwa Nasionalisme, Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Sunkaen

    Tanamkan Jiwa Nasionalisme, Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Sunkaen

    TTU - Buserpolri.com // Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad melalui Pos Baen secara aktif terjun langsung menjadi tenaga... , 1/26/2026 WIB Last Updated 2026-01-26T04:24:47Z
    Bersama Rakyat, Satgas Pamtas RI–MLY Pulihkan Aliran Air Dusun Kubing

    Bersama Rakyat, Satgas Pamtas RI–MLY Pulihkan Aliran Air Dusun Kubing

    Beduai, Kalbar - Buserpolri.com //  Pasca banjir Sungai Sekayam yang merusak saluran air bersih warga Dusun Kubing, Satgas Pamtas RI–MLY Yon... , 1/26/2026 WIB Last Updated 2026-01-26T04:18:09Z
    Divif 1 Kostrad Terima Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI

    Divif 1 Kostrad Terima Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI

    Cilodong - Buserpolri.com // Divisi Infanteri 1 Kostrad menerima kehormatan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI yang dipimpin Ketua Tim... , 1/26/2026 WIB Last Updated 2026-01-26T04:14:58Z
    KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH JAWA BARAT  BIDANG HUBUNGAN MASYARAKAT  SIARAN PERS TENTANG  *Polda Jabar Update Kembali Penanganan Korban Bencana Longsor Cisarua, Pos DVI Terima 25  Kantong Jenazah*  Proses identifikasi korban longsor dan banjir bandang di Kec. Cisarua Kab. Bandung  Barat masih terus berlangsung.  Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri menyampaikan perkembangan terbaru hasil proses identifikasi korban bencana berdasarkan data yang diterima di Pos DVI hingga pukul 17.00 WIB hari ini.  Pos DVI berfungsi sebagai tempat penampungan dan pemeriksaan jenazah hasil evakuasi yang dilakukan oleh tim SAR gabungan di lokasi bencana. Hingga saat ini, personel SAR masih terus berjibaku di lapangan untuk mengevakuasi korban yang tertimbun material bencana.  Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Berdasarkan data terbaru, tercatat sebanyak 25  kantong jenazah telah diterima di Pos DVI. Jumlah tersebut bertambah setelah ditemukan tiga jenasah utuh tambahan.             Dari jumlah tersebut, 11 jenazah berhasil diidentifikasi, terdiri dari 10 jenazah utuh dan satu potongan tubuh,  sementara sisanya  masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI melalui pemeriksaan post mortem dan ante mortem.  Adapun korban yang telah berhasil diidentifikasi adalah:  1. Suriana (L), 57 tahun  2. Jajang Tarta (L), 35 tahun  3. Dadang Apung (L), 80 tahun  4. Nining (P), 40 tahun  5. Nurhayati (P), 42 tahun  6. Lina Ismayanti (P), 43 tahun  7. M. Kori (L), 30 tahun (teridentifikasi dari satu potongan tubuh berupa tangan)  8. Al-Sumari (L), 35 tahun  9. Koswara (L), 40 tahun  10. Koswara (L), 26 tahun  11. Ayu Yuniarti (P), 31 tahun  "Proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh oleh tim DVI Polri bersama unsur terkait, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan ketelitian ilmiah." ujar Kombes Hendra, Minggu (25/1/2026)  Sementara itu, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, serta unsur relawan lainnya menghentikan sementara proses pencarian dan evakuasi akibat kondisi lapangan. Operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada esok hari. Hingga kini, masih terdapat korban yang diduga tertimbun dan belum berhasil dievakuasi.  Tim DVI menyampaikan bahwa proses identifikasi dapat dilakukan lebih cepat apabila kondisi jenazah dalam keadaan utuh dan memiliki identitas pendukung. Namun, untuk jenazah berupa potongan tubuh tertentu, seperti bagian kaki, diperlukan waktu lebih lama untuk proses pencocokan data ante mortem.  Kabid Humas Polda Jabar memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar seluruh personel SAR, TNI-Polri, tenaga medis, relawan, rekan media, serta keluarga korban yang menanti kabar diberikan kekuatan dan keselamatan selama proses kemanusiaan ini berlangsung.  Bandung 25 Januari 2026  Dikeluarkan oleh Bidhumas Polda Jabar

    KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH JAWA BARAT BIDANG HUBUNGAN MASYARAKAT SIARAN PERS TENTANG *Polda Jabar Update Kembali Penanganan Korban Bencana Longsor Cisarua, Pos DVI Terima 25 Kantong Jenazah* Proses identifikasi korban longsor dan banjir bandang di Kec. Cisarua Kab. Bandung Barat masih terus berlangsung. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri menyampaikan perkembangan terbaru hasil proses identifikasi korban bencana berdasarkan data yang diterima di Pos DVI hingga pukul 17.00 WIB hari ini. Pos DVI berfungsi sebagai tempat penampungan dan pemeriksaan jenazah hasil evakuasi yang dilakukan oleh tim SAR gabungan di lokasi bencana. Hingga saat ini, personel SAR masih terus berjibaku di lapangan untuk mengevakuasi korban yang tertimbun material bencana. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Berdasarkan data terbaru, tercatat sebanyak 25 kantong jenazah telah diterima di Pos DVI. Jumlah tersebut bertambah setelah ditemukan tiga jenasah utuh tambahan. Dari jumlah tersebut, 11 jenazah berhasil diidentifikasi, terdiri dari 10 jenazah utuh dan satu potongan tubuh, sementara sisanya masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI melalui pemeriksaan post mortem dan ante mortem. Adapun korban yang telah berhasil diidentifikasi adalah: 1. Suriana (L), 57 tahun 2. Jajang Tarta (L), 35 tahun 3. Dadang Apung (L), 80 tahun 4. Nining (P), 40 tahun 5. Nurhayati (P), 42 tahun 6. Lina Ismayanti (P), 43 tahun 7. M. Kori (L), 30 tahun (teridentifikasi dari satu potongan tubuh berupa tangan) 8. Al-Sumari (L), 35 tahun 9. Koswara (L), 40 tahun 10. Koswara (L), 26 tahun 11. Ayu Yuniarti (P), 31 tahun "Proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh oleh tim DVI Polri bersama unsur terkait, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan ketelitian ilmiah." ujar Kombes Hendra, Minggu (25/1/2026) Sementara itu, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, serta unsur relawan lainnya menghentikan sementara proses pencarian dan evakuasi akibat kondisi lapangan. Operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada esok hari. Hingga kini, masih terdapat korban yang diduga tertimbun dan belum berhasil dievakuasi. Tim DVI menyampaikan bahwa proses identifikasi dapat dilakukan lebih cepat apabila kondisi jenazah dalam keadaan utuh dan memiliki identitas pendukung. Namun, untuk jenazah berupa potongan tubuh tertentu, seperti bagian kaki, diperlukan waktu lebih lama untuk proses pencocokan data ante mortem. Kabid Humas Polda Jabar memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar seluruh personel SAR, TNI-Polri, tenaga medis, relawan, rekan media, serta keluarga korban yang menanti kabar diberikan kekuatan dan keselamatan selama proses kemanusiaan ini berlangsung. Bandung 25 Januari 2026 Dikeluarkan oleh Bidhumas Polda Jabar

    Polda Jabar-Buserpolri.com|| Proses identifikasi korban longsor dan banjir bandang di Kec. Cisarua Kab. Bandung  Barat masih terus berlangsu... , 1/26/2026 WIB Last Updated 2026-01-26T02:01:34Z