Jakarta-Buserpolri.com||Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengaku prihatin atas adanya upaya penyelundupan bahan narkotika jenis ketamin dengan jumlah besar ke Indonesia. Penyelundupan itu berhasil digagalkan tim gabungan yang terdiri dari Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama instansi lain.
Berdasarkan data yang diterima Dasco dari Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, 1,1 ton ketamin itu dikirim dari Malaysia untuk disebar di Indonesia.
Kapal dengan nama MT Global 168 yang membawa bahan narkotika itu tercatat milik PT Makmur Merin Petroleum dengan alamat lengkap di Suite 1112, Lantai 8, Menara TJB, Johor Bahru, Malaysia.
"Saya juga mengucapkan rasa turut prihatin kita yang mendalam terhadap apa yang terjadi di dalam negeri, tadi saya dapat data dari Pak Kapolri, bahwa baru-baru ini Polri dengan BNN bekerja sama menangkap kapal yang membawa bahan narkoba satu ton ketamin itu namanya kapal MT Global 168 di Belawan, Sumatra Utara (Sumut), dan kapal ini terdaftar atas nama perusahaan Malaysia, PT Makmur Merin Petroleum, alamatnya lengkap Suite 1112, Lantai 8, Menara TJB, Johor Bahru, Malaysia," kata Dasco saat dihubungi wartawan, Jakarta, Sabtu (24/10).
Selain itu, Ketua Harian Partai Gerindra ini menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja Polri di bawah komando Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dan tim gabungan yang berhasil menggagalkan penyelundupan ketamin tersebut.
Dasco menilai penindakan itu telah menyelamatkan jutaan anak-anak Indonesia dari bahaya penggunaan narkotika. Menurutnya, penggunaan narkoba sangat berdampak buruk terhadap kreativitas pemuda dan pemudi di Tanah Air.
"Artinya apa, bahwa keprihatinan ini terhadap ancaman narkoba anak-anak negeri kita yang kemudian datang dari negara luar salah satu yang tadi saya sebutkan sehingga kita semua wajjb berihktiar untuk memerangi bahaya yang sangat-sangat dapat merusak anak-anak negeri sehingga kalau sudah narkoba ini kreatifitasnya sangat-sangat berkurang," tegas Dasco.
Sebelumnya, operasi gabungan yang melibatkan Bareskrim Polri, BNN, Ditjen Bea dan Cukai, Ditpolair Baharkam Polri, serta Polda Sumatera Utara berhasil menggagalkan penyelundupan 1,16 ton ketamin HCL yang diangkut menggunakan kapal MT Global 168 di perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatra Utara.
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengatakan, petugas mengamankan delapan awak kapal dalam pengungkapan tersebut. Mereka terdiri atas tujuh warga negara Indonesia (WNI) dan satu warga negara Taiwan.
"Hasil penggeledahan, petugas mengamankan 58 karung dengan total berat bruto 1,16 ton ketamin, alat komunikasi, dan kapal MT Global 168," kata Jenderal Suyudi.
Pengungkapan kasus tersebut diperkirakan telah menyelamatkan sekitar 5,8 juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan ketamin. Estimasi tersebut didasarkan pada jumlah barang bukti yang diamankan.
[25/10 15.02] +62 813-8553-4891: (01/25/10)
Siaran Berita
Bidhumas Polda Banten
*Polda Banten Kerahkan 200 Personel Gabungan, Pastikan Pengamanan Persita vs Bali United Berjalan Kondusif*
Serang – Polda Banten bersama Polresta Serang Kota mengerahkan sebanyak 200 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan BRI Super League 2026/2027 antara Persita Tangerang melawan Bali United FC di Banten International Stadium (BIS), Kota Serang, Minggu (25/10).
Ratusan personel tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis, mulai dari pintu masuk stadion, area VIP, jalur penonton, pengaturan lalu lintas, hingga tim evakuasi dan kesehatan. Pengamanan melibatkan unsur Polda Banten, Polresta Serang Kota, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta unsur terkait lainnya.
Sebelum pelaksanaan pengamanan, seluruh personel mengikuti apel kesiapan yang dipimpin Kabagops Polresta Serang Kota Kompol Andi Suherman. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa pengamanan pertandingan sepak bola tidak boleh dianggap sebagai kegiatan rutin, melainkan harus dilaksanakan berdasarkan analisis intelijen, evaluasi pelaksanaan sebelumnya, serta potensi kerawanan di lapangan.
“Seluruh personel harus memahami tugas dan tanggung jawab sesuai ploting masing-masing. Setiap pergerakan harus berdasarkan komando yang jelas, dengan mengedepankan koordinasi, komunikasi, dan kesatuan tindakan agar situasi tetap terkendali,” tegas Kompol Andi Suherman.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan perwira pengendali dalam memonitor perkembangan situasi secara langsung. Setiap informasi mengenai gangguan keamanan harus segera ditindaklanjuti melalui koordinasi berjenjang, sehingga personel dapat bergerak cepat dan tepat sesuai tingkat eskalasi di lapangan.
Selain itu, pengamanan pintu masuk stadion diperketat melalui pemeriksaan tiket, barang bawaan, serta screening dan body checking secara berlapis. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah masuknya penonton tanpa tiket maupun barang-barang yang dilarang, seperti senjata tajam, benda berbahaya, flare, korek api, serta benda lain yang berpotensi mengganggu keamanan pertandingan.
Pengaturan penempatan personel juga disesuaikan dengan pola pengamanan yang telah dievaluasi. Personel Brimob dan Samapta disiagakan pada titik-titik strategis untuk memperkuat pengamanan pintu masuk, area luar stadion, serta mengantisipasi kemungkinan peningkatan eskalasi gangguan keamanan.
Pengaturan arus kendaraan dan area parkir turut menjadi perhatian guna memastikan pergerakan penonton tetap tertib dan tidak menghambat akses petugas maupun jalur evakuasi. Sementara itu, akses keluar-masuk pemain, ofisial, dan tamu VIP diatur secara terpisah dari jalur penonton.
Kompol Andi Suherman mengingatkan seluruh personel agar senantiasa disiplin, responsif, dan mengutamakan keselamatan masyarakat dalam menjalankan tugas. Ia juga meminta setiap unsur pengamanan menjalankan prosedur operasional sesuai ketentuan serta menghindari tindakan individual di luar komando.
Melalui pengamanan terpadu tersebut, Polda Banten bersama Polresta Serang Kota berkomitmen memastikan pertandingan Persita Tangerang melawan Bali United FC berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sehingga para pemain maupun suporter dapat mengikuti pertandingan dengan nyaman (Bidhumas).
Hendri


