• Jelajahi

    Copyright © Buserpolri.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Pemerintahan Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang Mengucapkan : "Selamat Tahun Baru 2026. S

    Hari Kebangkitan Nasional 2026 di Divif 2 Kostrad

    BUSER POLRI
    Mei 21, 2026, 5/21/2026 WIB Last Updated 2026-05-21T07:58:02Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Hari Kebangkitan Nasional 2026 di Divif 2 Kostrad


    Singosari - Buserpolri.com /  Lagu nasional “Satu Nusa Satu Bangsa” bergema mengiringi barisan prajurit Divisi Infanteri 2 Kostrad yang berdiri tegak di Lapangan Sapta Marga. Dengan penuh khidmat, upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 digelar untuk mengenang 118 tahun perjuangan Budi Utomo, tonggak awal kebangkitan nasional bangsa Indonesia.  Rabu (20/5/2026). 

    Upacara dipimpin oleh Irdivif 2 Kostrad Brigjen TNI Indra Heri, SE., yang membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia. Dalam amanat tersebut, ditegaskan pentingnya menjaga persatuan bangsa di era digital serta melanjutkan semangat perjuangan para pendiri bangsa dalam menghadapi tantangan zaman.  

    Tema Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara.”  Tema ini menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan generasi penerus yang harus dijaga, dibina, dan dipersiapkan menghadapi tantangan global dengan tetap berlandaskan semangat nasionalisme dan persatuan.  

    Dalam amanatnya, Menteri Komunikasi dan Digital menekankan:  “Tema ini sejalan dengan filosofi identitas peringatan kita tahun ini yang merepresentasikan semangat menjaga Ibu Pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama melalui pelindungan para tunas bangsa. Tema ini juga menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat. Sebagaimana amanat para pendiri bangsa, kemajuan sebuah negara tidak ditentukan oleh bantuan pihak lain, melainkan oleh keteguhan hati rakyatnya untuk bersatu dalam satu visi besar.”  

    Semangat 1908 menjadi tonggak penting dalam sejarah bangsa, di mana perlawanan fisik mulai bertransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik demi kedaulatan bangsa yang bermartabat. Transformasi ini menandai lahirnya kesadaran nasional yang lebih luas, bahwa perjuangan tidak hanya dilakukan di medan perang, tetapi juga melalui gagasan, pendidikan, dan diplomasi yang memperkuat posisi Indonesia di mata dunia.   (Penkostrad).


    Autentikasi

    Kapen Kostrad, Kolonel Arm Asep Hendra Budiana, S.H., M.M.


    (Hendri)

    Komentar

    Tampilkan